Bersemuka Saurabh Raj Jain Uttaran, Si Jurnalis Luapkan Perasaan di Tengah Jumpa Pers

0
126

TABLOIDBINTANG. COM – Menjalani hari-hari sebagai jurnalis, tidak cuma membawa saya bertemu dan berinteraksi dengan artis, tetapi juga para penggemarnya. Ke mana pun sang artis pergi, ke sana penggemar setia mengikuti.

Sesuai ketika saya kerap mengulas kesibukan bintang serial Mahabharata dari India: Shaheer Sheikh (Arjuna), Rohit Bharadwaj (Yudhistira), Vin Rana (Nakula), Lavanya Bhardwaj (Sadewa), Saurav Gurjar (Bima) di rentang waktu 2014-2016. Hampir di setiap kesempatan, di mana ada para bintang ini, oleh karena itu saya pun berada di sana. Sehingga saya hafal penggemar sejak masing-masing bintang ini.

Para penggemar bersedia menerjang hujan tersangkut. Menanti dalam kedinginan, kepanasan, perlu bertemu pujaan mereka. Begitu sampai di hadapan idolanya, saya suka bingung, bukannya mengobrol, biasanya itu malah berdiri kaku dan menangis. Dipeluk sang idola, tangisnya kian deras. Buat saya, terlalu sedikit kata terucap untuk seorang penggemar yang memimpikan dan memikirkan sang pangeran siang dan malam. Morat-marit saya bertanya pada salah seorang penggemar Vin Rana. “Apa sebenarnya, yang kamu dapatkan setelah bersemuka dengan idola-mu? ”

“Enggak ada, mbak. Bertemu sekadar sudah bagagia, ” jawab jiwa penggemar. Wow, dalam hati beta berujar, “Serius, lo. Segitu aja? ”
Setelah satu-dua tahun saya baru memahami apa dengan dirasa penggemar ini. Yaitu periode bintang-bintang India dari serial Uttaran hadir di Jakarta. Salah satu di antara bintang yang hadir merupakan Saurabh Raj Jain. Tahun 2014-2015 dia populer di negeri itu karena perannya sebagai Dewa Krishna di serial Mahabharata. Dia memerankan Krishna begitu apik dan iconic hingga hati saya tersihir manja.

Sayangnya, ketika teman-temannya dari Mahabharata ke Indonesia pada 2014, dia tak bisa menimbrung serta. Pernah datang kemari setelahnya yakni tahun 2015, untuk syuting film layar lebar, tetapi hamba gagal bertemu dengan Saurabh Raj Jain.

Tahun berganti, harapan bertemu Saurabh tak sudah pupus. Apalagi ketika di tahun 2016, saya melihat Saurabh bermain di serial Uttaran sebagai Yuvraj. Tentu, saya berharap Saurabh bakal didatangkan. Lagi-lagi, hanya bisa berniat.

Pucuk dicinta ulam tiba. Hati membuncah kala tahu poster kedatangan bintang-bintang Uttaran pada tahun 2016 itu. Sosoknya terpancang manis di sana. Oh My God. Oh My God.
“Ya ampun, akhirnya gue mampu ketemu Saurabh Raj Jain, ” ujar saya kegirangan pada seorang teman dengan dada bergemuruh.
“Terus lo mau ngomong apa kalau ketemu dia? ” tanya teman saya.

Sebagai jurnalis, banyak hal bisa saya bicarakan terkait perannya. Dulu tempat memerankan Krishna yang karismatik & bijak, kini dia memerankan Yuvraj yang bengal.
Sebagai Vallesca? Saya hanya tersenyum-senyum sendiri. Memikirkan akan menatap langsung Krishna dengan saya simpan baik dalam sejarah selama ini. Senyumnya yang molek, tindak tanduk yang karismatik & berwibawa.

Jumpa pers digelar. Satu bagi satu nama bintang-bintang ini dipanggil MC. Telapak tangan mulai terasa dingin. Namanya dipanggil. Sosoknya dengan tinggi memasuki area jumpa pers. Dia bukan tipe laki-laki yang biasa saya bicarakan, berdada bagian, perut kotak-kotak, tampan mematikan.
Saurabh, dia tak setampan dirinya saat memerankan tokoh Krishna dalam layar kaca, atau setampan Vin Rana. Tetapi dia memiliki senyum khas itu dan sejatinya tempat memiliki karisma. Tibalah sesi tanya jawab. Di antara enam bintang di sana, Saurabh lah bahan pertama saya. Satu-dua orang ANTV yang sering bersama saya, tahu bahwa saya mengidolakan sosoknya. Mereka mulai senyum-senyum. Menanti apa dengan akan keluar dari mulut saya.
Microphone di tangan. Duduk manis manja. Bibir bergetar, gelagapan mau menampilkan senyum seperti apa. Mana pertanyaannya? Kok, enggak keluar-keluar? Setiap mata mulai memandang diri ini

“Hai Saurabh. Saya Vallesca dari Bintang Nusantara. Kau tahu? Saya mengenal Saurabh Raj Jain karena Krishna. Semenjak saat itu saya mengagumimu. Roman, kau tidak datang 2 tahun lalu (2014) bersama Shaheer Sheikh dkk. Tapi saya senang, kesudahannya kamu datang sebagai Yuvraj. Kami menantikan momen ini selama besar tahun… ”
Di depan belasan media, bintang India asing, orang-orang ANTV, tak sadar saya mengungkapkan perasaan saya. Mas-mas dalam belakang mulai kasak-kusuk, “Ini si Val mau nanya apa bakal curhat, sih? ”

Iklim konferensi pers Uttaran

Entahlah. Sesaat serasa zaman terhenti dan saya membeku. Aku pun tak sadar apa sahutan Saurabh atas ungkapan perasaan maupun pertanyaan saya. Sesi wawancara sempurna, seorang liasson officer (LO) yang saya kenal berbaik hati membawa saya ke hadapan Saurabh untuk foto bersama. Selesai foto, aku tak mampu dan tak cakap mau berkata apa lagi walau hati ingin sekali mengakrabkan muncul.

Terlalu sedikit cakap terucap untuk seorang penggemar dengan menanti kedatangan sang Dewa selama dua tahun. Lalu apa dengan saya dapatkan?
Enggak ada, sih. Saya sudah senang mampu bertemu Saurabh Raj Jain serta foto bersama.

Kata si LO, “Sudah mbak, begitu aja? ”

Begitu aja. Begini toh, rasanya jadi penggemar.

( *Artikel ini pernah tayang di kolom Buah Bibir, TabloidBintang. com, 2016 )