Nikah Tapi Tidak Tidur Seranjang, Perlukah Cemas?

0
14

Sejak lama dan menjadi anggapan umum, bahwa ketika bagian menikah tidurnya terpisah, maka perkawinannya dianggap sedang bermasalah. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM –┬áSejak lama dan menjadi anggapan umum, bahwa ketika pasangan menikah tidurnya terpisah, maka perkawinannya dianggap cukup bermasalah. Ya itu bisa jadi benar. Namun bisa jadi ada kemungkinan lain yang tidak berhubungan dengan kualitas hubungan, kan?

Bisa jadi memang semata ingin tidur sendirian saja. Atau mungkin pasangannya mendengkur saat tidur, haruskah dipaksakan tetap tidur bersama sepanjang malam jika memang terasa mengganggu?

Karena dalam sebuah survei, sebanyak 78 persen partisipan yang suka tidur sendirian langgeng merasa puas dengan hubungan dengan dijalani, seperti dilansir dari Your Tango. Jadi sangat jelas, kalau sebuah hubungan bisa tetap sungguh-sungguh saja, walau ada hasrat untuk tidur sendirian seperti masa-masa pra menikah.

Maka ketika Anda terbangun dan tidak mendapati suami rebah di samping Anda, dan tempat malah ada di kamar tamu atau di sofa depan televisi, tidak perlu cemas. Selama Kamu tidak merasa ada penurunan status dalam hubungan itu sendiri.

Siapa tahu, terkait jenis order yang dilakukan, perbedaan ritme kegiatan, dan lain-lain, pasangan memang memerlukan tidur berkualitas yang salah satunya bisa didapat dengan cara tidur sendirian.

Bahkan ada pendapat lain dalam survei, kalau tidak tidur seranjang tiap suangi justru bisa meningkatkan kualitas lantaran hubungan itu sendiri. Ada waktunya bercinta, ada waktunya tidur sendiri-sendiri. Jarang tidur bersama juga mampu bikin lebih kangen, lo.

Fakta mengejutkan lainnya dari survei, bahwa pasangan yang terbaring seranjang tiap malam sebetulnya ingin sesekali tidur sendirian. Hanya selalu tak punya keberanian mengutarakannya kepada pasangan. Maka beruntunglah pasangan suami-istri yang bisa secara terbuka membicarakannya hingga sepakat dan sama-sama ngerasa bahagia.

Rekomendasi