Masih Eksis, Krontjong Toegoe Rilis Sekeping Hati di Momen Valentine

0
18

TABLOIDBINTANG. COM –┬áMomen velentine atau hari kasih sayang digunakan grup musik Krontjong Toegoe buat merilis single bertema cinta, Sekeping Hati. Karya tersebut sebagai wujud eksistensi Krontjong Toegoe mewarnai dunia musik Tanah Air.

Arend J Michiels pendiri Kerontjong Toegoe mengatakan, Sekeping Hati suatu karya spesial yang diharapkan mampu disukai kaum milenial serta melindungi seni musik keroncong.

“Semoga dengan lagu ini, Kerontjong Toegoe tetap lestari dan irama keroncong tetap dicintai oleh masyarakat Indonesia, khususnya kaum milenial, ” tutur Arend J Michiels di siaran pers yang diterima kuli, Sabtu (13/2).

Momen velentine atau hari berkelakar sayang dimanfaatkan grup musik Krontjong Toegoe untuk merilis single bertema cinta.

Selama 32 tahun, Kerontjong Toegoe telah merilis lima buah album live yang dirilis untuk kalangan sendiri. Bahkan salah satu single itu, Tanah Tugu, mendapat penghargaan jadi Karya Produksi Keroncong Terbaik dalam ajang AMI Awards 2019.

Di bawah pimpinan Arend J Michiels, Kerontjong Toegoe mendapat perhatian pebikmat musik dan mampu tampil di berbagai panggung. Berangkat dari panggung 17 Agustus-an, tenggat pengisi acara di Istana Negeri dan Istana Bogor.

Tidak hanta itu, mereka selalu telah mengharumkan nama Indonesia dengan internasional dengan tampil di beberapa negara, seperti Singapura, Malaysia, Jepang, Belanda dan Portugal.

Ketika velentine atau hari kasih sayang dimanfaatkan grup musik Krontjong Toegoe untuk merilis single bertema kasmaran.

Arend J Michiels mengungkap, grup musik yang berdiri sejak 12 Juli 1988 memiliki cita-cita melestarikan dan memsyarakatkan musik keroncong agar tetap menjadi musik khas Indonesia.

“Krontjong Toegoe punya komitmen mulia untuk terus menjaga musik keroncong melewati perjalanan waktu. Salah kepala cara yang kami tempuh secara merekrut pemain dari generasi yang lebih muda, dengan cita-cita yang sederhana saja: musik keroncong tetap tegak berdiri, di Kampung Tugu dan di seluruh Indonesia, ” ujar Arend J Michiels.

(pri)