5 Faktor yang Bisa Membuat Adam Selingkuh dari Pasangannya

0
42

Suami mengingkari istri atau sebaliknya, tunangan main, atau pacar yang berkhianat tidak lagi cerita asing, dengan beragam motif dan alasan. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM – Suami mengkhianati istri atau sebaliknya, tunangan berselingkuh , atau pacar yang berkhianat bukan sedang cerita asing, dengan beragam motif dan alasan. Sebagian orang masih jujur dan tak akan menyayat pasangannya, tapi sebagian lain sulit menjaga diri, terutama mereka dengan kehilangan kendali. Ada banyak bagian dalam hidup yang bisa diubah untuk meningkatkan kualitas hubungan sekaligus menurunkan kemungkinan selingkuh. Tapi bertambah dulu, yuk kita lihat kira-kira faktor yang bisa membuat pria selingkuh.

satu. Ada alternatif yang lebih memikat

Ada begitu banyak ikan di lautan, apalagi setelah Anda menangkap salah satunya. Ikan-ikan lainnya tidak begitu sekadar langsung pergi. Mereka sama bakir, menarik, seksi, dan membutuhkan seseorang sebagai pendamping. Pasti pasangan Anda mengutarakan segala jurus untuk menunjukkan afinitas dan memperlihatkan kemesraan. Namun berbarengan waktu, hal ini sering kala memudar dan kebosanan salah mulia faktornya. Di saat seperti ini, wanita lain yang punya something different dari kesehariannya saja sudah bisa menarik. Apalagi jika punya kualitas yang jauh lebih jalan. Dan terkait dengan kebosanan, tak selalu harus ada ketidakbahagiaan bertambah dulu. Bahkan pasangan bahagia pun mengalami yang namanya kebosanan.

2. Rumput tetangga selalu kelihatan lebih hijau

Orang punya kecenderungan menginginkan objek yang mereka tidak punya; makin jika sulit dimiliki. Jadi tersebut sebabnya mengapa Ferrari dan mobil sport lainnya demikian menggoda, karena tidak semua orang bisa memilikinya dengan mudah. Ketika seorang adam yang sudah punya pasangan bertemu wanita cantik, wanita itu malah terlihat lebih menarik dan bertambah menggoda! Tiba-tiba saja hubungannya menjadi dinding penghalang, walaupun hubungan dia dan pasangannya baik-baik saja.

(Depositphotos)

3. Daya tarik pria dengan punya pasangan lebih tinggi

Chris Rock sudah menyebutnya dalam salah satu film komedi, “Wanita menyukai pria dengan sudah punya pasangan! ” Walaupun awalnya tidak menarik, begitu si pria ini sudah punya pasangan, daya tariknya bertambah. Jadi sah-sah saja jika pria menikah (atau bertunangan atau punya pacar) bakal menyadari dirinya menerima begitu penuh perhatian dari wanita-wanita menarik, bertambah banyak dari saat ia masih lajang. Dia seperti komoditas bernilai.

4. Pasangan kehilangan daya tarik

Sudah banyak contohnya dalam luar sana. Pernikahan mengalami modifikasi. Pasangan yang tadinya semampai menjadi bertambah gemuk, memakai baju seadanya, dan membiarkan rumah berantakan. Belum lagi keluhan-keluhan yang biasa dilontarkan, membuat semuanya terasa negatif dan tidak menyenangkan. Tidak ada lagi kenyamanan apalagi kemesraan. Jadi sapa yang salah jika pasangan berangkat melirik ke tempat lain? Sekalipun secara moral tidak dibenarkan. Bukan berarti semua pria yang istrinya gemuk dan tidak menarik bakal selingkuh lho. Ada yang istrinya cantik, menarik, punya pekerjaan bagus, dan kelihatan bahagia; tapi suaminya tetap saja selingkuh. Setiap kala becermin, pertanyakan seberapa jauh Kamu berubah dan seberapa jauh ikatan Anda dan pasangan berubah — ke arah mana? Lebih cara atau buruk?

5. Ketika perkembangan pribadi beradu, hubungan juga demikian

Banyak pasangan terjebak dalam rutinitas sehari-hari, misalnya menonton TV sejenis tiba di rumah setelah berfungsi setiap hari. Makan malam dalam hari Sabtu, kemudian dilanjutkan dengan bercinta. Minggu pagi diisi biaya mingguan. Rutinitas memberikan kenyamanan, namun juga memicu kebosanan. Ini status berbahaya. Kebosanan hidup memicu objek yang disebut gairah baru. Serta ini bisa didapatkan di mana saja, termasuk di luar ikatan pernikahan. Tak ada yang salah dengan rutinitas, apalagi yang bertanggung jawab dan harus dilakukan. Akan tetapi jangan sampai terjerumus ke pada pola yang membuat hidup Kamu seperti dijalankan pilot otomatis. Iklim seperti itu akan membuat Anda tak lagi berkembang sebagai pribadi. Lebih parahnya lagi kebosanan menjadi sumber terbesar sebagai pembuka ulama menuju perselingkuhan. Anda tak ingin itu terjadi kan?

Rekomendasi