Tidur di ICU, Sapri Kepikiran Istri yang Akan  Bersalin 18 Mei Nanti

0
61

TABLOIDBINTANG. COM – Sampai Jumat (7/5), Sapri dirawat di ICU ( Intensive Care Bagian ) rumah rendah Sari Asih bilangan Ciledug, Tangerang. Kalau tadinya sempat diberitakan tak sadar, simpulan pekan lalu kondisi Sapri sudah membaik. Ia sadar, bisa mengenali yang menengoknya dengan baik, bahkan sempat terharu hingga menangis.

Sapri dilarikan dan dirawat intensif di rumah kecil sejak 3 Mei, lantran kadar gula darahnya melampaui batas normal. Hasil ulangan laboratorium menyatakan gula darah Sapri mencapai 1, 143. Sementara normalnya 70 datang 200. Situasi ini cukup membahayakan. Sapri lemas istimewa hingga linglung. Bersyukur dia tidak mengalami gangguan pada area otak, mata, maupun jantung akibat kadar gula yang sangat tinggi.

Per Jumat lulus, kondisinya membaik. Gula darahnya berangsur kembali ke nilai normal. “Hari kedua dirawat gula darahnya turun ke angka 800, hari ketiga gula darahnya 245, hari keempat gula darahnya 201. Gula darah setinggi itu, yang dikeluhkan Bang Sapri itu rasanya lemas selalu, sampai linglung, ” terang Joe, adik ipar Sapri.

Masuk sendi sakit pun, Sapri bawaannya ingin buru-buru bisa pulih ke rumah. “Dari pokok tuh dia minta pulang terus ke rumah, enggak mau dirawat. Bang Sapri kepikiran istrinya, Mbak Irma. Mbak Irma kan teristimewa hamil besar, nanti akan bersalin tanggal 18 Mei, ” ungkap Joe.

Irma yang berisi 9 bulan itu, pada setiap hari mengunjungi Sapri dalam rumah sakit, meski tidak bisa lama-lama juga. Karena Sapri ada di tempat ICU. “Sehari sekali kami mengantar Mbak Irma ke rumah sakit. Bang Sapri soalnya kangen terus, mempersunting terus. Tapi saya selalu menjaga, supaya Mbak Irma jangan sampai kecapekan, jangan sampai dua-duanya sakit, ” ucap Joe.

Sapri sendiri meski secara fisik lemah, semangatnya buat sembuh dilihat Joe sangat kuat. Yang ditanya tentu istrinya, gimana keadaannya. “Namanya juga mau punya bani laki-laki. Selama ini syuting stripping, dijalani, karena vitalitas mau punya anak pria, impiannya. ”
Meski kini Sapri harus dirujuk ke Harapan Kita, karena ada indikasi penyumbatan pembuluh darah, Sapri tetap meminta, Lebaran bisa pulang ke rumah. “Dia ingin seluruhnya bisa menemani istrinya melahirkan nanti. ”