Satgas: Pembekuan Darah Tak Berkaitan dengan Vaksin Covid-19

0
66

TABLOIDBINTANG. COM – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito membaca bahwa pemerintah telah membenarkan faktor keamanan, mutu, nilai dan khasiat pada vaksin yang digunakan. Perlu dipahami bahwa vaksin Covid-19 tidak menurunkan angka kematian ataupun angka kesakitan akibat aib selain Covid-19.

Penjelasan ini diharapkan menanggapi kebingungan masyarakat, bahwa mas vaksin Covid-19 malah membuat kematian. Seperti ada kasus kematian akibat trombo emboli atau pembekuan darah dengan dikaitkan dengan program vaksinasi. Padahal ini penyakit tersisih, di mana terjadi pembekuan darah yang terbentuk dalam pembuluh darah yang copot dan terbawa aliran darah hingga menyumbat pembuluh darah lain.

“Trombo emboli vena merupakan keburukan kardio vaskular paling kala terjadi di dunia, ” jelas Wiku.

Bukan tidak mungkin kondisi ini terjadi secara bersamaan. Namun ditegaskan, kejadian ini tak berhubungan dengan vaksinasi. Pra vaksinasi, para penerima harus dalam keadaan sehat bersandarkan hasil skrining yang dikerjakan petugas kesehatan. Satgas tetap menghimbau petugas kesehatan melakukan skrining secara teliti.

“Dalam skrining, para-para penerima vaksin diharapkan jujur dalam menjawab pertanyaan. Seandainya memungkinkan, para calon penerima dapat melakukan pengecekan biar saat menerima vaksin di dalam keadaan sehat, ” lanjutnya.

Mulai 24 Mei 2021 pemerintah menggelar program vaksinasi warga berusia di atas 50 tarikh. Vaksinasi diselenggarakan di BBPK kampus Hang Jebat. Bangsa yang ingin mengikuti diminta mendaftar melalui website formal loket. com di alamat https//loket. com/event/vaksin/bbpk. Program itu berlaku bagi masyarakat dengan ber-KTP DKI Jakarta maupun KTP dari luar DKI Jakarta.

Satgas Covid-19 menghimbau masyarakat buat lebih cermat. Ada oknum memanfaatkan kesempatan dengan melakukan vaksinasi secara ilegal.

Sumber: Covid19. go. id.