Berapa Kali dalam Seminggu Idealnya Mengenai Intim dengan Pasangan?

0
113
Berapa Kali dalam Seminggu Idealnya Berhubungan Intim dengan Pasangan?

Berhubungan kental salah satu bukti cinta Kamu terhadap pasangan. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM – Ada banyak faktor yang membuat rumah tangga langgeng. Salah satunya, berhubungan intim. Konon, frekuensi berhubungan intim menunjang kehangatan rumah tangga. Berhubungan intim tidak soal nafsu semata. Menurut dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS, berhubungan intim salah satu bukti cinta Anda terhadap pasangan. Idealnya berapa kali seminggu kita mesti berhubungan intim dengan pasangan?

“Tergantung kebutuhan pasangan, usia, dan riwayat produktivitas pasutri, ” jawab Boyke dalam bagian wawancara empat mata di Jakarta, belum lama ini. Ia memasukkan, “Jika usia pasutri di bawah 30 tahun, seminggu bisa tiga kali atau lebih. Usia 30 sampai 40 tahun, biasanya seminggu dua kali. Usia 40 datang 50 tahun seminggu biasanya kepala sampai dua kali. Usia 50 sampai 60 tahun, seminggu seluruhnya. ”

Namun berdasarkan pengalaman menangani sejumlah pasien, Boyke pernah menemukan kasus ada laki-laki yang usianya 60 tahun lebih masih bisa berhubungan intim perut hingga tiga kali seminggu. Perihal ini membuat istrinya syok.

“Bisa jadi karena si suami senang berolah raga. Suka bermain tenis, misalnya. Daya tahan tubuh & staminanya awet prima. Kemungkinan lain, ia sangat mencintai pasangan. Seberapa besar kebugaran dan seberapa agung kesibukan juga turut menentukan, ” Boyke mengingatkan seraya menambahkan, “Pada usia 50 sampai 60 tarikh, saat sudah pensiun, orang bahkan lebih bisa menikmati seks. ”

Diceritakan Boyke, kurang pasiennya mengeluh karena suami mereka ketika masih produktif bekerja cuma sekali seminggu melakukan aktivitas syahwat. Setelah pensiun malah minta perkara intim hingga 3 bahkan 4 kali dalam seminggu.

“Begini, berhubungan seks itu memerlukan energi sama seperti bekerja. Agak-agak ketika masih produktif, energinya berakhir buat ngantor . Setelah pensiun, ia punya simpanan energi yang disalurkan dengan perkara seksual, ” pungkas Boyke.

Rekomendasi