Didiek Buntung Mengklaim Dirinya Raja Campursari, Penerus Didi Kempot

0
93

TABLOIDBINTANG. COM – Sepeninggal Didi Kempis, muncul pencipta lagu sekaligus penyanyi Didiek Buntung yang mengklaim dirinya sebagai Raja Campursari. Didiek Jentaka berani menyebut dirinya demikian, karena cukup produktif mencipta lagi. Sudah lebih dari 40 lagu yang diciptanya hinga hari ini.

Komitmern pria asal Ungaran, Semarang ini pada lagu-lagu campursari juga bukan semata-mata karena profesi. Lebih dari itu, Didiek sungguh ingin terus melestarikan budaya & tradisi Indonesia lewat lagu-lagu campursari. Diakui, komitmennya ini kian menguat pasca penyanyi yang dijuluki Godfather of Broken Heart itu wafat dunia.

“Saya ingin meneruskan perjalanan Mas Didi Kempung. Saya sudah menciptakan lagu tunggal juga, lebih dari 40 gaya. Selain dari pada itu, saya juga ingin melestarikan budaya lagak campursari itu sendiri, dan akan menciptakan lebih banyak lagi, ” ungkap penyanyi yang kehilangan empat jarinya saat masih bekerja di perusahaan besi.

Tembang campursari diperkenalkannya lewat album berjudul “Kembang Soka”. Judul lagu ini terinspirasi dari bunga asoka, yang menandakan kecantikan perempuan. Meski bunga tersebut tidak menjadi sorotan, namun mempunyai arti mendalam.

Nama Asoka sendiri diambil dari isyarat sansekerta yang memiliki makna terlepas dari kesedihan. Didiek berharap lagu-lagu yang ada di album “Kembang Soka” bisa melepaskan banyak orang dari kesedihan, kegalauan, maupun kandas semangat. “Berkarya tidak mengenal piawai. Maka, saya akan terus mencipta, menembus ruang batin yang tertinggal, ” ucap Didiek.