Mahabharata Tayang Lagi di India, Shaheer Sheikh Mengenang Beratnya Jadi Perempuan

0
96

TABLOIDBINTANG. COM – Terkarantina di rumah selama lockdown, membuat kita banyak mengenang masa lalu. Termasuk Shaheer Sheikh. Selain bersih-bersih sendi, memasak, diakui Shaheer ia jadi suka terkenang kembali akan serial fenomenalnya, Mahabharata. Serial ini diputar sedang pada masa gelombang ke-2 Pandemi di India. Tak dimungkiri Mahabharata membuat namanya melejit. Di Indonesia tunggal tayang tahun 2014 dan menjadi hits, yang tak terlupakan. Beberapa kali ditayangkan ulang, dan akan ditayangkan lagi dalam waktu depan ini.

Perannya sebagai Arjuna, membawanya ke Indonesia dan menjadi sangat kondang. Tapi kalau Anda memikirkan, ada salah satu arah di serial Mahabharata, di mana dia juga menjadi sosok perempuan bernama Brihanala. Di situ sang Arjuna menyamar menjadi perempuan. Sungguh, Shaheer didandani cukup menawan, menggunakan makeup, sari, & aksesori wanita. Potret kenangan dirinya sebagai perempuan ini sempat ia unggah di Instagramnya.

“Ya, jadi pandemi ini serupa membawa kita kembali mengenang memori yang lalu. Maka melihat foto-foto lagi. Saya terkenang akan Mahabharata. Cerai-berai juga Cinta di Langit Taj Mahal. Bagaimana tersebut semua bermula. Mahabharata mempertemukan saya dengan sahabat-sahabat, punya keluarga baru. Kebersamaan tersebut tidak terlupakan. Kami mema waktu bersama hampir 24 jam selama syuting Mahabharata. Dan sejak itu awak sering pergi bareng, hang out bareng, ” papar Shaheer Sheikh.

Salah satu yang unik dari Mahabharata adalah masa ia juga harus menjadi tokoh perempuan bernama Brihanala. “Ini pengalaman yang sungguh biasa. Ternyata jadi perempuan itu enggak mudah. Prima, saya harus didandani semasa 2 jam. Dan masa saya sudah berpenampilan layaknya perempuan, orang menatap beta dengan tatapan yang berbeda, ” cerita Shaheer.

Tatapan itu, pandangan yang kalau diterjemahkan pada kata-kata, bisa berbunyi begitu, “Kamu cukup cantik sebagai seorang perempuan. ” Tersebut bikin Shaheer jadi terang, wah jadi perempuan itu banyak persiapannya. “Jadi saya tahu, gimana rasanya oleh sebab itu perempuan. Dan apa dengan mereka rasakan ketika karakter memperhatikan mereka, atau berkomentar atas penampilan mereka, ” ungkap Shaheer.