Sinopsis Dari Jendela SMP Hari Tersebut Jumat 4 Desember 2020

0
254

TABLOIDBINTANG. COM – Sinopsis Dari Jendela SMP Hari Tersebut Jumat 4 Desember 2020

Indro tergeletak tak berdaya di dalam mobil. Nilam puas. Apakah anak ini akan menguntungkan mereka kalau dijual. Nilam sejumlah tentu saja. Tak sia-sia itu rancang sandiwara ini. Mereka tertawa.

Ria tampak mangkel dan memaki-maki Indro di sini. Dianggap tak dewasa lah, apalah. Membuat sebal. Beben coba mendinginkan Ria. malah dimaki dan dimarahi juga. Beben jadi takut dan pergi saja. Santi coba tenangkan Ria.

Joko dan Wulan di sini. Joko sangat cemaskan Indro. Tidak menyangka Indro akan seserius tersebut. Joko sedih. Wulan hibur Joko. Surat yang dikasih Indro diremuk Wulan. Mereka akan bawa dia kembali.

Bayan padahal diobati lukanya oleh Lili. Ia senang sekali. Lilli tak ngeh Bayan happy. Sementara itu Terlihat sambil cerita ke semua soal apa yang terjadi. Semua menarik napas kaget bukan main, “Indro.. Indro diculik? ”

Yunus, Iwan, dan Alya sedangkan membuat laporan. Laporan penculikan Indro. Agar Polisi bergerak untuk mengabulkan pencarian. Para Guru juga mendaftarkan bukti video yang diambil oleh Bayan dan Ical.

Joko, Beben, Gino, Roni sungguh-sungguh risau. Kalau begini bisa lama Indro baru akan ditemukan. Itu tak punya pilihan. Sangat suram mencari penculik bahkan dengan adanya video sekali pun.

Indro kaget. Apalagi lihat anak-anak yang ramai di sana. “Lo juga diculik mereka? ” tanya dia. Indro baru sadar oleh karena itu korban penculikan. Ternyata Ibu Nilam yang namanya persis dengan nama maminya adalah komplotan orang jahat.

Joko, Yunus, Alya, Iwan, dan Mas Ambyar dalam sini. Mereka menaruh peta pada meja. Menurut pengakuan anak tersebut dia ditemukan di daerah sini. Berarti lokasi tempat ia suram tak begitu jauh.

Gino lagi celingukan. Kenapa seluruh orang kok pada menghilang sungguh? Pada ke mana sih? Real lagi genting gini. Bayan datang. Bayan langsung datangi Gino. Sok seolah-olah orang bingung.

Linda benar-benar syok dengar kabar soal penculikan Indro. Linda merasa bersalah. Karena kemarahan dia yang micu Indro pergi dan jadinya malah begini. Kalau Indro kenapa-napa, bisa-bisa Linda tak bisa maafkan dirinya sendiri.