Lawan Covid-19, KSP dan Kominfo Gulirkan Aplikasi 10 Rumah Aman

0
274

Jakarta, Pokergalaxy Kantor Staf Kepala (KSP) didukung oleh Kementerian Koneksi dan Informatika Republik Indonesia (Kementerian Kominfo) meluncurkan Aplikasi 10 Panti Aman.

Aplikasi tersebut dirancang berbasis komunitas agar bisa digunakan masyarakat dan Pemerintah di menghadapi wabah Virus Corona (Covid-19).

Moeldoko, Kepala KSP menjelaskan,
10 Rumah Aman merupakan aplikasi dengan diharapkan akan menciptakan efek berantai dalam memutus penyebaran Covid-19.

“Bisa diterapkan dengan cepat, di mana saudara-saudara kita yang selama ini sulit untuk #diRumahSaja dapat terbantu untuk berada pada rumah. Kemudian secara bersama kita mengalahkan Covid-19, ” ujar Moeldoko.

Menurut Moeldoko, ancangan berbasis komunitas yang dipakai Negeri dalam melawan Covid-19 melalui 10 Rumah Aman sangat sederhana.

“Dengan cara sederhana yakni dimulai dari rumah kita masing-masing, kemudian yang terdekat dengan rumah kita, yaitu rumah depan, kiri, kanan, belakang, dan sekitarnya, “ ungkapnya.

Lebih lanjut Moeldoko menyatakan aplikasi 10 Sendi Aman perlu diterapkan bersama agar memiliki dampak yang optimal untuk mencegah paparan Covid-19. Dengan langkah-langkah yang ada dalam aplikasi, segala lapisan masyarakat di seluruh negara, dari desa, kabupaten, kota, daerah dengan dukungan pimpinan daerah dan pihak-pihak terkait perlu menerapkan 10 Rumah Aman.

Aplikasi 10 Rumah Aman merupakan persekutuan perusahaan anak negeri dari beragam sektor yaitu WIR Group, COMPRO, Prixa. ai, Disrupto serta perusahaan komunikasi dan konten anak negeri, Kennedy Voice Berliner (KVB).

Sementara Johnny G. Plate, mengatakan, pihaknya mendukung Kantor Staf Presiden dalam mengembangkan aplikasi 10 Rumah Aman dengan menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI). Teknologi AI menghubungkan data berbasis peta & lingkungan sekitar melalui perangkat telepon seluler dan terhubung dengan platform media sosial.

“Aplikasi 10 Rumah Aman mengoptimalkan teknologi Artificial Intelligence untuk membantu kelompok memeriksa secara mandiri menggunakan jalan diagnosis berbasis AI dan melihat peta untuk menghindar dari landasan Covid-19, ” jelasnya Johnny.

Johnny menambahkan, aplikasi itu juga ingin memastikan bahwa segenap masyarakat tetap berada di dalam rumah: bekerja, belajar, dan beribadah di rumah, saling mengingatkan serta menjaga agar selalu dalam laksana sehat dan baik dengan mengelola jarak aman (social/physical distancing).

Johnny menyebutkan lima fitur yang bisa dimanfaatkan pengguna aplikasi 10 Rumah Aman. “Ada pengukuran suhu berkala, berbagi masakan/makanan, inspirasi hidup sehat, periksa mandiri dan update peta sebaran individu bersandarkan suhu tubuh normal atau pada atas normal, ” tuturnya.

Aplikasi 10 Rumah Tenang juga menyediakan informasi terbarukan pada setiap saat agar setiap orang merasakan nyaman ketika berada #diRumahSaja.
Baca Juga: MenKominfo: Penyebar Hoax Corona Terancam Pidana 6 Tarikh

“10 Rumah Damai menghadirkan toko daring (dalam jaringan) yang menjual kebutuhan sehari-hari dengan harga resmi tanpa ada pertunjukan harga, misalnya bahan makanan lantaran para petani dari Rego Pantes dari 8Villages, Sayur Box dan TaniHub, konsultasi kesehatan dari Prixa, program edutech dari Cakap, infak bersama Wahid Foundation, obat-obatan & alat kesehatan dari Kimia Farma, Mediv-Kimia Farma, Alfa Group, Alfamind, DAV, serta konten kolaborator dari anak negeri yaitu WIR Group, Compro, DISRUPTO dan Kennedy Voice Berliner, ” jelas Menteri Kominfo.

Untuk memudahkan kanal masyarakat, aplikasi 10 Rumah Tenang akan terintegrasi dengan beberapa aplikasi lain seperti ChatBot covid19. go. id, PeduliLindungi, Halodoc, Alodokter, Good Doctor, Sahabatdokter, SehatQ, Sehatpedia dan KlikDokter.