Bujang Berbuat Kesalahan, Lakukan Hal Tersebut Agar Dia Sadar

0
20

Hukuman terkadang masih jadi solusi bagi beberapa orang tua ketika anak berbuat salah. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM –┬áHukuman terkadang masih jadi solusi bagi sebagian karakter tua ketika anak berbuat lengah. Karena dengan memberi hukuman, diyakini anak bisa mengubah sikapnya serta menjadi anak yang “baik”.

Sayangnya, menurut psikoterapis Stacy R. menghukum anak dengan mengurungnya, menakut-nakutinya atau memberi hukuman yang lain tidak akan membuat anak mengubah sikapnya menjadi lebih berempati. Justru anak akan semakin berontak dan melawan ketika diberi hukuman.

Stacy menyarankan para karakter tua untuk tidak melakukan beberapa hal ini:

– Jangan mengungkapkan amarah dan berteriak kepada bujang karena anak tidak akan mengindahkan teguran yang diberikan dan malahan bereaksi negatif.

– Kebiasaan mengancam anak akan mendirikan mereka menolerasi berbagai ancaman tersebut dan tetap berlaku sesukanya.

– Menghukum anak karena ia sedang menangis atau tantrum hanya akan membuat anak terus menangis dan melampiaskan tantrumnya semakin menjadi-jadi.

Dibanding menghukum anak ketika ia melakukan kecacatan, sebagai orang tua tenangkan muncul Anda terlebih dahulu dan beri waktu anak untuk menjelaskan ataupun menuliskan versinya tentang apa dengan terjadi, seperi dilansir dari laman PopSugar.

Dan perbolehkan waktu anak untuk memikirkan 3 hal ini:

awut-awutan Apa yang akan ia lakukan yang berbeda sehingga kejadian seolah-olah ini tidak terulang?

– Bagaimana cara ia mengakhiri masalah yang diperbuat?

– Dan konsekuensi apa yang pantas ia dapat? (jika karakter tua merasa bahwa sikap bani tersebut membutuhkan konsekuensi).

Setelahnya, diskusikan apa yang dipikirkan anak dengan hangat, Anda mampu duduk di sampingnya atau memeluknya sembari mendengarkannya. Jika Anda kurang setuju dengan solusi yang dia buat, ingatkan anak tentang akibat dari sikapnya terhadap orang lain dan buatlah solusi baru bersama-sama.

Rekomendasi