Pandemi Corona Membuat Ibu-ibu Belanja Daster Lebih Banyak

0
46

TABLOIDBINTANG. COM –¬†Selama pandemi Corona daster juga ikut naik daun. Seharian di rumah saja ibu-ibu membutuhkan daster lebih banyak dibanding sebelumnya. Membeli daster baru pun dikakukan. Ketika pada saat bersamaan banyak orang membeli daster, wajar makna daster sedikit naik. Daster dengan semula dijual per potong seharga 55 ribu, katanya naik siap 75 ribu sebulan setelah pandemi Corona. Sesekali, tak apalah, perakit dan penjual daster menangguk untung lebih banyak.

Melonjaknya permintaan daster tak hanya mendirikan harga naik, tapi juga menginspirasi para perancang melakukan eksplorasi. Tak hanya ikutan membuat daster, tapi juga memodifikasinya menjadi lebih trendi. Tren memakai piyama warna-warni terang yang semula dipicu gaya seorang artis beberapa tahun lalu, menemukan momentum baru. Beberapa perancang menyusun piyama dengan bahan dan ideal yang tak hanya cocok dipakai di rumah, tapi juga mampu buat jalan-jalan. Selain daster, ibu-ibu jadi punya altenatif lain untuk busana hariannya. Sekarang ini kita akan sering melihat piyama warna-warni dipakai orang saat berjalan-jalan.

Daster sudah lama oleh sebab itu bagian dari keseharian banyak ibu-ibu. Dari dulu sampai sekarang ragam dan bahannya tak banyak bertukar. Dengan memakai daster mereka siap tempur menyelesaikan semua kewajiban dibanding mengurus anak, rumah juga suami. Daster membuat banyak pemakainya merasa nyaman melakukan semua aktivitas di rumah. Wanita pekerja atau ibu keluarga sama-sama memakai daster. Intensitasnya saja yang berbeda. Pasti langka ke kantor atau pergi arisan pakai daster? Lebih aneh sedang kalau di rumah saja tapi memakai busana yang ribet.

Dulu perempuan yang seharian berdaster sering dikritik karena penampilannya berpotensi membuat suami bosan. Tapi sekarang saat pandemi Corona memaksa suami-istri sama-sama lebih penuh di rumah saja, urusan berbuasana dan berdandan jadi sedikit kehilangan relevansi. Kalau ada suami dengan nekad bosan pada istrinya, jelas bukan daster penyebabnya. Daster bagi dipakai, bukan dijadikan kambing hitam. Daya tarik seorang wanita tidak pernah ditentukan oleh daster ataupun busana apapun yang dikenakan. Tapi apa yang tersimpan di baliknya. Maksudnya, tentu saja, hati & pikirannya.