Istiadat Buruk Orang Tua Yang Mendirikan Anak Sulit Konsentrasi Belajar pada Rumah

0
28

ilustrasi (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM – Orang sampai umur kerap lupa, kesulitan anak untuk fokus belajar bisa jadi disebabkan oleh kebiasaan buruk orang tua sendiri.

Apakah Anda sering berteriak menyuruh anak bersekolah sementara Anda sedang sibuk masa di dapur atau justru asik menatap gawai?

Neal Rojas, M. D., dokter spesialis perilaku dan perkembangan anak di Universitas California di San Francisco, AS, memperingatkan pengampu juga kudu menunjukkan perhatiannya terhadap kegiatan budak. Jangan menyuruh anak membaca sementara Anda asik menatap layar ponsel.

Ibu temani anak belajar yuk (Deposit Photos)

“Sangat mudah bagi kita (orang tua) untuk terjebak pada kebiasaan buruk. (Tanpa disadari) perhatian kita sering terpencar (antara anak dan gawai), ” Neal RoJas memperingatkan. “Ketika perhatian kita terbagi dan kita tidak bisa kembali masuk ke momen (belajar bersama anak), kita tidak bisa mengharapkan anak melakukan hal yang sama, ” lanjur Neal Rojas.

Sokongan dan keberadaan fisik orang tua ternyata juga mempengaruhi rentang perhatian anak. “Cara terbaik agar mereka bakal memperhatikan lebih lama adalah secara berada dekat dengan anak. Tanpa menyuruh mereka mengerjakan sesuatu secara cara berteriak dari dapur ke ruang tamu, ” bilang Margret Nickels, Ph. D., psikolog klinis sekaligus Direktur di Pusat Budak dan Keluarga di Institut Erikson, Chicago, AS.

Jangan meminta anak belajar dengan nada memerintah, namun katakan hal itu sebagai sebuah ajakan. “Pergilah ke ruang tamu, berdirilah sejajar pada depan anak, buatlah kontak mata dan sentuhlah pundaknya, lalu katakan, ‘Kerjakan PR, yuk! ’, ” Margret Nickels menyontohkan. Dampingi budak selama belajar, pastikan anak tidak hanya merasakan keberadaan fisik Anda tetapi juga dukungan moril lantaran orang tuanya. Tanyakan apakah budak menemukan kesulitan dan membutuhkan bantuan.

Rekomendasi